PDA

View Full Version : Orang Beragama atau Orang Baik ??


shaldy
06-19-2007, 11:39 PM
mugo2 manfaat
Orang Beragama atau Orang Baik ??

Seorang lelaki berniat untuk menghabiskan seluruh waktunya untuk beribadah.
Seorang nenek yang merasa iba melihat kehidupannya membantunya dengan
membuatkan sebuah pondok kecil dan memberinya makan, sehingga lelaki itu
dapat beribadah dengan tenang.

Setelah berjalan selama 20 tahun, si nenek ingin melihat kemajuan yang
telah dicapai lelaki itu. Ia memutuskan untuk mengujinya dengan seorang
wanita cantik. ''Masuklah ke dalam pondok,'' katanya kepada wanita itu,
''Peluklah ia dan katakan 'Apa yang akan kita lakukan sekarang'?''

Maka wanita itu pun masuk ke dalam pondok dan melakukan apa yang disarankan
oleh si nenek. Lelaki itu menjadi sangat marah karena tindakan yang tak
sopan itu. Ia mengambil sapu dan mengusir wanita itu keluar dari pondoknya.

Ketika wanita itu kembali dan melaporkan apa yang terjadi, si nenek menjadi
marah. ''Percuma saya memberi makan orang itu selama 20 tahun,'' serunya.
''Ia tidak menunjukkan bahwa ia memahami kebutuhanmu, tidak bersedia untuk
membantumu ke luar dari kesalahanmu. Ia tidak perlu menyerah pada nafsu,
namun sekurang-kurangnya setelah sekian lama beribadah seharusnya ia
memiliki rasa kasih pada sesama.''

Apa yang menarik dari cerita diatas? Ternyata ada kesenjangan yang cukup
besar antara taat beribadah dengan memiliki budi pekerti yang luhur. Taat
beragama ternyata sama sekali tak menjamin perilaku seseorang.

Ada banyak contoh yang dapat kita kemukakan disini. Anda pasti sudah sering
mendengar cerita mengenai guru mengaji yang suka memperkosa muridnya.
Seorang kawan yang rajin shalat lima waktu baru-baru ini di PHK dari
kantornya karena memalsukan dokumen. Seorang kawan yang berjilbab rapih
ternyata suka berselingkuh. Kawan yang lain sangat rajin ikut pengajian
tapi tak henti-hentinya menyakiti orang lain. Adapula kawan yang
berkali-kali menunaikan haji dan umrah tetapi terus melakukan korupsi di
kantornya.

Lantas dimana letak kesalahannya? Saya kira persoalan utamanya adalah pada
kesalahan cara berpikir. Banyak orang yang memahami agama dalam pengertian
ritual dan fiqih belaka. Dalam konsep mereka, beragama berarti melakukan
shalat, puasa, zakat, haji dan melagukan (bukannya membaca) Alquran.
Padahal esensi beragama bukan disitu. Esensi beragama justru pada budi
pekerti yang mulia.

Kedua, agama sering dipahami sebagai serangkaian peraturan dan larangan.
Dengan demikian makna agama telah tereduksi sedemikian rupa menjadi
kewajiban dan bukan kebutuhan. Agama diajarkan denganpendekatan hukum
(outside-in) , bukannya dengan pendekatan kebutuhan dan komitmen
(inside-out) . Ini menjauhkan agama dari makna sebenarnya yaitu sebagai
sebuah sebuah cara hidup (way of life), apalagi cara
berpikir (way of thinking).

Agama seharusnya dipahami sebagai sebuah kebutuhan tertinggi manusia. Kita
tidak beribadah karena surga dan neraka tetapi karena kita lapar secara
rohani. Kita beribadah karena kita menginginkan kesejukan dan kenikmatan
batin yang tiada taranya. Kita beribadah karena rindu untuk menyelami jiwa
sejati kita dan merasakan kehadiran Tuhan dalam keseharian kita. Kita
berbuat baik bukan karena takut tapi karena kita tak ingin melukai diri
kita sendiri dengan perbuatan yang jahat.

Ada sebuah pengalaman menarik ketika saya bersekolah di London dulu. Kali
ini berkaitan dengan polisi. Berbeda dengan di Indonesia, bertemu dengan
polisi disana akan membuat perasaan kita aman dan tenteram. Bahkan
masyarakat Inggris memanggil polisi dengan panggilan kesayangan: Bobby.

Suatu ketika dompet saya yang berisi surat-surat penting dan sejumlah uang
hilang. Kemungkinan tertinggal di dalam taksi. Ini tentu membuat saya agak
panik, apalagi hal itu terjadi pada hari-hari pertama saya tinggal di
London. Tapi setelah memblokir kartu kredit dan sebagainya, sayapun
perlahan-lahan melupakan kejadian tersebut. Yang menarik, beberapa hari
kemudian, keluarga saya di Jakarta menerima surat dari kepolisian London
yang menyatakan bahwa saya dapat mengambil dompet tersebut di kantor
kepolisian setempat.

Ketika datang kesana, saya dilayani dengan ramah. Polisi memberikan dompet
yang ternyata isinya masih lengkap. Ia juga memberikan kuitansi resmi
berisi biaya yang harus saya bayar sekitar 2,5 pound. Saking gembiranya,
saya memberikan selembar uang 5 pound sambil mengatakan, ''Ambil saja
kembalinya.' ' Anehnya, si polisi hanya tersenyum dan memberikan uang
kembalinya kepada saya seraya mengatakan bahwa itu bukan haknya. Sebelum
saya pergi, ia bahkan meminta saya untuk mengecek dompet itu baik-baik
seraya mengatakan bahwa kalau ada barang yang hilang ia bersedia membantu
saya untuk menemukannya.

Hakekat keberagamaan sebetulnya adalah berbudi luhur. Karena itu orang yang
''beragama'' seharusnya juga menjadi orang yang baik. Itu semua ditunjukkan
dengan integritas dan kejujuran yang tinggi serta
kemauan untuk menolong dan melayani sesama manusia.

Oleh: Arvan Pradiansyah

yuliastomo
06-27-2007, 11:24 AM
Haloo,

Menurut saya ada tiga hal penting dalam kehidupan beragama

1. Pemahaman secara "teologi."

Meskipun secara umum, pemahaman ini secara sistematis digeluti dan dimiliki pada akademis dan lululasan sekolah tinggi semacam IAIN. Namun perlu disadari bahwa agama dengan kitab sucinya memiliki karakter tersendiri dengan ilmu di dalam dirinya. Kitab suci suatu agama memiliki hati dan mata yang hanya bisa dilihat dan dipelajari pada "dirinya." Tidak bisa dilihat secara umum. Misalnya cara menafsirnya tentu kan tidak sembarangan. Padahal hasil tafsir ini sangat berpengaruh dengan cara pemahaman dan aplikasinya.

Tidak bisa dipungkiri setiap orang beragama juga punya konsep "teologi" tentang agamanya meskipun tidak secara khusus mempelajarinya melalui sekolah. Namun demikian tentu tidaklah sedalam, komprehensif dan sistimatis dari mereka yang sekolah.


2. Kehidupan ritual.

Setiap orang bisa beragama bisa melakukannya karena secara teks, sudah jelas bagaimana bentuk dan cara yang harus dilakukan. Masing-masing agama kehidupan religiusnya berbeda. Hal ini terlepas dari pemahaman agama secara keseluruhan atau secara parsial. Sebagai kewajiban "rutinitas" atau penghayatan yang "hidup" sebagai suatu "relasi" secara pribadi dengan yang di "ATAS."

3. Aplikasi Iman.

Terlepas dari pemahaman "teologi dan Kehidupan ritual" setiap insan beragama harus mewujudnyatakan dalam kehidupan keseharian. Hal ini merupakan aktualisasi iman : Relasi dengan Allah, diri sendiri dan Sesama serta lingkungannya.



Hal yang mungkin saya garis bawahi adalah antara yang Verikal dan Horisontal itu harus selaras. Ketika kita menjalankan yang Vertikal, maka harus mentranformasi kepada diri sendiri baru keluar. Antara kehidupan ritual dan aplikasi tidak bisa dipisahkan. Ketika orang rajin menjalankan ibadahnya tetapi kehidupan dan prilakunya tidak benar, berarti ia mempunyai pemahaman yang "kurang benar" bahkan "salah" terhadap ajaran agamanya. Dia hanya menjalankan ritualisasi saja.

Ada juga orang yang baik secara umum tetapi tidak sungguh-sungguh secara religiusitas. Tentang hal ini saya katakan untuk menjadi baik kita bisa belajar dari pengetahuan umum. Salah satunya belajar sebaik-baiknya. Namun hal ini apakah benar atau selamat dalam kaca mata iman agama, tergantung dari ajaran masing-masing agama.

Pengetahuan agama yang dalam dan benar sangat membantu aplikasi keagamaannya. Meskipun para pakar "agama" tidak menjamin bahwa ia orang yang benar dalam kehidupan kesehariannya.Kondisi ini juga bisa terjadi pada orang-orang yang tidak secara khusus mempelajari agama. Ya memang mereka yang mempelajari agama secara khusus tentu pengetahuan agamanya lebih dalam dan ini sangat membantu dalam mempraktekkan agamanya.

Dalam konteks eropa, keagamaan mereka yang telah membangun segi-segi etos kehidupannya. tidak lagi menjadi suatu "Iman" dalam relasi pribadi dengan Allah-Nya. Mereka banyak yang tidak menjalankan ritualnya, bahkan sudah sangat sekularis. Namun aplikasi keagaaman yang sudah menjadi "pengetahuan" menjadi realita kehidupan. Agama secara lembaga mereka tinggalkan tetapi sistem kehidupan yang terbentuk dari nilai-nilai keagamaan yang dibentuk oleh pendahulu mereka diterapkan dalam kehidupan.

Yah.....masih panjang lagi............

tapi respon sampeyan biso ndadekno omongan iki dadi idup lan keno.

Ok,... tak tunggu...





3.

Sego_Tempong
08-26-2007, 03:37 PM
Perbedaan antara orang beragama dan orang baik :

1. Orang beragama adalah orang yang memeluk suatu keyakinan yang dia yakini benar dan mengakui bahwa Tuhan itu ada.
( Hubungan antara manusia dengan Tuhan )

2. Orang baik adalah orang yang selalu melakukan hal-hal yang bijak yang disertai dengan keikhlasan hati.
( Hubungan antara Manusia dengan Manusia )

:17:

jaylangkung
09-06-2007, 05:05 AM
gak bermaksut narsis...
saya termasuk orang yang beragama tapi jarang melakukan kewajiban :p

termasuk orang baik juga karena ngereply postingan ini :D

volkov
09-06-2007, 10:18 AM
gak bermaksut narsis...
saya termasuk orang yang beragama tapi jarang melakukan kewajiban :p

termasuk orang baik juga karena ngereply postingan ini :D
okeh tunggale......

ayo lanjut lagi.......

nyophy
09-06-2007, 10:34 AM
makanya saya seneng ikut nimbrung disini, banyak manfaatnya......
baik dari segi religi, IT trus orang2nya juga bersahabat........:)


terima kasih sobat.....

wongedan
09-06-2007, 01:20 PM
makanya saya seneng ikut nimbrung disini, banyak manfaatnya......
baik dari segi religi, IT trus orang2nya juga bersahabat........:)


terima kasih sobat.....

Sopo ngerti ngko malah dapat suami / ketemu jodoh dari forum ini hueheu...:D

volkov
09-07-2007, 01:33 AM
makanya saya seneng ikut nimbrung disini, banyak manfaatnya......
baik dari segi religi, IT trus orang2nya juga bersahabat........:)


terima kasih sobat.....

sama-sama......
jadi malu saya... http://lareosing.org/img/1.gif



Sopo ngerti ngko malah dapat suami / ketemu jodoh dari forum ini hueheu...:D
Ketoknya iki alasan utama membuat forum lareosing.org...http://lareosing.org/img/16.gif

piye nek dijadikan visi misi lareosing.org??

wicaxvaganza
09-07-2007, 02:38 AM
sama-sama......
jadi malu saya... http://lareosing.org/img/1.gif




Ketoknya iki alasan utama membuat forum lareosing.org...http://lareosing.org/img/16.gif

piye nek dijadikan visi misi lareosing.org??

Setuju aja, tapi kita cari kekompakan & persaudaraan...

jaylangkung
09-08-2007, 04:41 AM
sama-sama......
jadi malu saya... http://lareosing.org/img/1.gif




Ketoknya iki alasan utama membuat forum lareosing.org...http://lareosing.org/img/16.gif

piye nek dijadikan visi misi lareosing.org??
hwahahahaaaahhaahhhahhahahahahahha...
isok ae pak volkop... itu mahh visi misinya kang nawie,... kwekeekkekekeekke

wongedan
09-08-2007, 07:06 AM
hwahahahaaaahhaahhhahhahahahahahha...
isok ae pak volkop... itu mahh visi misinya kang nawie,... kwekeekkekekeekke

:P... yo ora cocok kl visi misi jay, lha mosok wedok e mek nyophy mbak ita sing aktip, kaylaa wes di delik ne sama mbah darmo :D, mbak yati gak tau njebuz,

nyophy
09-08-2007, 10:35 AM
:P... yo ora cocok kl visi misi jay, lha mosok wedok e mek nyophy mbak ita sing aktip, kaylaa wes di delik ne sama mbah darmo :D, mbak yati gak tau njebuz,

hahahaha wong iki tibake kangen nang nggone mbak yati.....hihihi
o...ooo kamu ketahuan :39:

nyophy
09-08-2007, 10:37 AM
:P... yo ora cocok kl visi misi jay, lha mosok wedok e mek nyophy mbak ita sing aktip, kaylaa wes di delik ne sama mbah darmo :D, mbak yati gak tau njebuz,

Sopo ngerti ngko malah dapat suami / ketemu jodoh dari forum ini hueheu...:D

berarti sampeyan pisan yo ngunu, hahahaha nggolek i mbak yati

o0ooo kamu ketahuannn..kangen nang mbak yatiiii

wongedan
09-08-2007, 10:55 AM
berarti sampeyan pisan yo ngunu, hahahaha nggolek i mbak yati

o0ooo kamu ketahuannn..kangen nang mbak yatiiii

nggk kangen nyop....
kan andai saja mbak yati bisa aktip di forum gini kan bisa membangkitkan energi/semangat konco" kabegh,
sakjane ngk mbak yai tok seh, mangkane nyophi iku kl ada temen cewek mok ya suruh nimbrung di sini...

nyophy
09-08-2007, 01:37 PM
nggk kangen nyop....
kan andai saja mbak yati bisa aktip di forum gini kan bisa membangkitkan energi/semangat konco" kabegh,
sakjane ngk mbak yai tok seh, mangkane nyophi iku kl ada temen cewek mok ya suruh nimbrung di sini...

koncoku cewek sopo yooooo......... :16: